Partai Pembebasan Rakyat
Sejak bulan Maret 2011 kami memutuskan mengganti nama Komite Politik Rakyat Miskin – Partai Rakyat Demokratik (KPRM-PRD) menjadi Partai Pembebasan Rakyat. Kami menanggalkan nama PRD, dimana tradisi kami berasal, karena menganggap bahwa upaya perjuangan internal dan eksternal untuk mengembalikan PRD sebagai partai sosialis revolusioner sudah tidak bisa dilakukan lagi. Sehingga, pergantian nama partai yang sama sekali baru ini menandai fase baru perjuangan kami untuk sosialisme abad 21 di Indonesia.
7 Komentar
leave one →






apakah yakin tidak akan terjadi faksi lagi……aku lihat PRD mayor yang ada masih tetap konsisten dengan garis perjuangan klasnya……justru aku menilai bahwa beberapa organ perlawanan klas terjebak menjadi ultra kiri……BANGKIT PRD…!!!!!
Saya kira pengujian kebenaran teori bisa dilihat dari praktek politiknya bung. Mau ultra kiri, avonturir dsb itu hanya tuduhan. Roestam Efendi yang pernah selama 20an tahun menjadi anggota partai komunis di Belanda, yang kemudian disingkirkan, dalam pamfletnya pada akhirnya membela dan membenarkan jalan politik Tan Malaka yang dituduh Avonturis, Ultra kiri atau pun sindikalis.
BAguslah kalau begitu. tp di daerah masih banyak yang pake KPRM-PRD tuh…
kalau ingin mengadukan ketidakadilan dalam pekerjaan ke mana?
Salam Ismi,
Ismi berdomisili dimana? Untuk konsultasi bisa menghubungi email: kp.ppbi@gmail.com dan freshreborn@gmail.com.
Terus maju jgn pernah lengah.
Terima kasih, Halid.